Bila RS sudah penuh, bagaimana bila kita bergejala covid ?

Silahkan Klik Link dibawah untuk konsultasi online covid maupun keluhan THT lain.

Konsultasi Online

Dokter THT Semarang Pedurungan Kudus Jepara Salatiga Purwodadi Demak Kendal Tegal Pekalongan Pemalang Blora Batang Rembang Weleri Ungaran Bawen Tegal Wonosobo Temanggung

Konsultasilah dengan dokter yang sudah biasa anda temui dan bersedia untuk konsultasi secara online. Bisa dokter spesialis Paru, THT, Penyakit Dalam maupun dokter Umum. Bila kesilutan berkomunikasi langsung dengan mereka ada 11 platform aplikasi di android maupun Iphone yang dibiayai pemerintah untuk bisa dipergunakan chat dengan dokter sehingga gratis. Alodok, klik dokter, Halodoc juga terhitung murah untuk konsultasi online.

Saya membuka konsultasi online juga, namun kebanyakan pengguna adalah pasien saya sendiri dengan keluhan demam, nyeri telan, batuk dan pilek dengan pemeriksaan swab antigen atau swab pcr positif. Guidance yang saya lakukan adalah :

  1. menanyakan biodata dan riwayat keluhan dan penyakit bawaan/ comorbid
  2. menanyakan sudah punya obat apa, saturasi oksigen berapa, apakah punya oxygen tabung
  3. sekarang dari gejala dimulai sudah berapa hari, karena biasanya terjadi perburukan gejala covid setelah hari ke 5
  4. semua percakapan saya lakukan via telepon dan tambahan sedikit sedikit via whatsapp
  5. Saya jelaskan nanti kalau terjadi apa2 misalnya sesak, batuknya memberat, sakit kepala segera whatsapp saya, nggak perlu membayar lagi.
  6. Saya buatkan resep saya kirimkan melalui Whatsapp.
  7. Semua link saya usakahan bisa ter record dengan baik, supaya riwayat obat dan keluhan bisa dibaca lagi saat pasien mengeluh atau mengabarkan perkembangan di hari selanjutnya.
OTG Covid
Keluhan Ringan Covid
Pasien Covid bergejala Sedang
Pasien Covid bergejala berat

Bisa menghubungi saya via whatsapp 0818716073
Konsultasi online Covid maupun THT
biaya Rp 150 rb

dr. Henny Kartikawati, SpTHT-KL

Mengatasi Tinnitus berdasarkan Penyebabnya

Patofisiologi tinnitus

Tinnitus adalah suara denging, gemrebeg, dengung, berdetak, berdesis, gemuruh yang terdengar tanpa adanya sumber suara.

Sering dipahami sebagai penyakit TELINGA DALAM (cochlea). Telinga dalam ini bermasalah bisa karena suara bising, suara keras.

Belum lagi masalah telinga dalam ini bisa akibat gangguan vaskuler. Gangguan vaskuler/ aliran darah ini disebabkan gangguan metabolik seperti Diabetes bahkan hipoglikemi, hipertensi bahkan hipotensi ataupun sumbatan kholesterol.

Padahal masalah saraf pusat (otak), masalah tulang belakang leher, masalah temporo mandibular, bisa sebagai sebab.

Sering dokter mengaku tidak berdaya mengatasi tinnitus. Ini pukulan berat pada pasien ketika dokter menyatakan terima nasib saja, bersahabat saja dengan denging, toh sudah tidak bisa di apa-apain.

Bahwa ternyata nyeri kronik, kecemasan kronik pun bisa mengakibatkan tinnitus yang patofisiologinya bisa dejelaskan secara adanya aktivitas abnormal di saraf aferen somatosensori yang terus menerus. Kondisi terus menerus ini dapat menyebabkan peningkatan aktivitas di regio sentral limbic, parietal, and frontal. Kasus tinnitus akibat stress psikis, bahkan pengaruh psikis ini yang secara kronis bisa merusak area anterior cingulum, anterior insula, and amygdala.

Jadi beberapa kasus tinnitus sangat terkait dengan saraf pusat. Biasanya ditandai dengan pasien sulit mengenali suara dengingnya ini berasal dari telinga kanan atau kiri.

Apapun penyebab tinnitus pemeriksaan THT berupa pemeriksaan fisik telinga dengan endoscopy maupun pemeriksaan pendengaran tetap harus dilakukan.

Dokter THT, dokter syaraf maupun psikiater harus mampu menemukan duduk persoalan area mana yang kira kira terjadi kerusakan. Kalau kita menemukan duduk persoalan harapannya kita bisa mengatasi masalah tepat pada duduk persoalannya.

Bila persoalannya psikis maka harus diatasi secara psikis. Bila persoalannya Tensi, kadar gula dalam darah ataupun kholesterol bisa diatasi di masalah tersebut.

Kesembuhan diupayakan berdasarkan temuan dokter, apa yang menjadi penyebab, selesaikan penyebab, follow up keberhasilan pengobatan.
Yang menjatuhkan mental pasien bukan suara dengingnya, namun ketidak berdayaan dokter dalam mengatasinya.

Telinga denging karena kotor atau infeksi pada telinga luar dan telinga tengah, adalah hal yang mudah diatasi dr THT, jadi tidak terlalu kita bicarakan disini, walau itu juga sebagai penyebab tinnitus.

jadwal lengkap dr henny SpTHT

tentang operasi amandel

manual operasi sinusitis

https://hennykartika.com

Konsultasi THT Online

Konsultasi Online keluhan Hidung & Tenggorok

Saya dokter spesialis THT di Semarang. Praktek di RS SMC Telogorejo & Columbia Asia Semarang. Sembari berpraktek di rumah Jl. Murbei no 17A Banyumanik Semarang, menyempatkan diri untuk melayani konsultasi online Hidung dan tenggorok.

Keluhan telinga mohon maaf sebaiknya periksa langsung ke dr THT, karena perlu dilihat dan mungkin perlu dibersihkan.

Biaya konsultasi Rp. 150.000 rupiah.

Saya akan menelepon, untuk lebih jelasnya keluhan yang sudah disampaikan via form.

Silahkan biaya ditranferkan bila saya sudah merespon bahwa keluhan memang bisa diselesaikan secara online.

Konsultasi via WA, resep kami kirim via WA, bila berkenan obat akan kami orderkan pengiriman via go-send/ halodoc.

WHATSAPP

Silahkan isi link diatas selengkap mungkin

Biaya Rp 150 rb

Dokter THT Semarang Pedurungan Kudus Jepara Salatiga Purwodadi Demak Kendal Tegal Pekalongan Pemalang Blora Batang Rembang Weleri Ungaran Bawen Tegal Wonosobo Temanggung

jadwal lengkap dr henny SpTHT

Ketulian pada dewasa

ketulian pada dewasa, sebanya banyak. Baro trauma, sura bising, infeksi telinga dll.
Hal ini membuat pasien sangat terpukul.

Di dalam praktek sehari-hari tidak jarang kita bertemu dengan pasien bukan di usia tua, bukan pula anak-anak tapi dewasa yang kurang pendengaran.

Pasien yang dinyatakan tuli derajat berat maupun tuli total di usia ini, lebih terpukul secara mental. Mereka di usia produktif. Banyak sebab di usia dewasa ini mereka terkena problem kurang pendengaran. Suara bising yg keras dan terus menerus adalah sebab yang paling sering, kemudian disusul adanya infeksi telinga yg mendahului, ototoksisitas (keracunan obat), trauma/ benturan, vascular insult (gangguan vaskuler) dan infeksi virus. Faktor-faktor resiko diatas bisa dipelajari sendiri.

Disini saya ingin mengingatkan kembali pentingnya anamnese yg kompllit untuk menemukan kemungkinan penyebab. Yang harus anda tanyakan adalah : 1. onset (kapan, progresivitas dan apakah kejadiannya mendadak).
2. unilateral atau bilateral.
3. ada tidaknya otalgia (earache), lendir di telinga, vertigo dan tinnitus.
4. riwayat stroke, diabetes, penyakit jantung sebelumnya.
5. obat-obatan yang sedang dikonsumsi. Ataukah sebelumnya diberikan injeksi antibiotika, diuretik, salisilat atau kemoterapi ?
6. Terpaparkah dengan suara bising ?
7. kaitan dengan profesi pekerjaannya : pilot, pemain drum, pekerja pabrik textil ?

Walau secara jumlah kasus tidak banyak, bisa saja terjadi ketulian paska persalinan. Ketuliannya mungkin disebabkan krn vascular insult atau baro trauma. Vaskular insult terkait dengan emboli atau tekanan darah. Baro trauma terkait dengan mengejan.

You know what ? mungkinkah ibu ini tidak terpukul dengan ketuliannya ? Mungkinkah anda memberi harapan bahwa dia akan kembali normal disaat dia berobat setelah 6 bulan merasa tuli ? Too late. And too late is not a fine word.

What my heart feels is what my patient feels. Would like to make this mom smile again, noticing the words again ?

Dokter Henny Kartikawati Spesialis THT

RS SMC Telogorejo Semarang
RS Columbia Asia Semarang
Praktek Pribadi Jl. Murbei no 17 A Sumurboto Banyumanik Semarang
web pribadi https://hennykartika.com dan https://dokter-tht-spesialis.com