Uji Kruskal-Wallis

Uji Kruskal-Wallis: Suatu uji yang digunakan untuk membandingkan dua atau lebih kelompok bila outcome bersifat ordinal atau kontinu, tetapi tidak terdistribusi secara normal.
Perhitungan: Semua subjek yang digabungkan diurutkan dari yang paling rendah sampai yang paling tinggi. Jumlah urutan subjek-subjek pada setiap kelompok kemudian dibandingkan. Uji ini merupakan statistik nonparametrik yang mirip dengan analisis varians. Hasilnya dilaporkan sebagai x2.
Sebagai contoh, tiga program untuk menurunkan berat badan dibandingkan terhadap penerimaannya (acceptability) oleh partisipan. Partisipan menilai program mereka sebagai sangat dapat diterima, dapat diterima, atau tidak dapat diterima. Peneliti kemudian membandingkan subjek dari ketiga program tersebut dengan menggunakan uji Kruskal-Wallis.

Technorati Tags:

Analisis Survival

Analisis survival merupakan suatu bentuk analisis univariat nonparametrik yang digunakan bila outcome yang diamati adalah panjang waktu suatu kejadian. Untuk melakukan analisis survival, kita memerlukan titik permulaan (misalnya, tanggal lahir, tanggal diagnosis, tanggal operasi) dan titik akhir (misalnya, tanggal kematian, kejadian ulang, stroke) untuk setiap subjek. Bila subjek gagal mengalami kejadian tersebut (misalnya, kematian, kejadian ulang, atau stroke) pada saat penelitian selesai, titik akhirnya adalah akhir periode penelitian, atau tanggal follow up. terakhir untuk subjek-subjek yang tidak diikuti sampai akhir penelitian, dengan kata lain mereka yang hilang pada follow-up. Subjek-subjek ini disebut subjek yang tersensor.

Technorati Tags: ,

Satistik Univariat

Statistik univariat lebih sering digunakan dan lebih mudah dihitung daripada statistik multivariat. Statistik univariat biasanya membandingkan nilai mean dan median pada dua kelompok atau lebih atau membandingkan proporsi subjek-subjek yang memiliki suatu ciri tertentu atau yang tergolong dalam berbagai kategori.
Bentuk uji univariat yang paling umum adalah

  • uji Pearson chi-square dilaporkan sebagai X2
  • uji-t dilaporkan sebagai t
  • analisis varians dilaporkan sebagai F
  • korelasi dilaporkan sebagai r
  • uji logrank dilaporkan sebagai X2

Lebih lanjut statistik univariat dapat diklasifikasikan ke dalam statistik parametrik dan nonparametrik. Statistik parametrik digunakan bila outcome yang diamati bersifat kontinu. Statistik ini membuat asumsi tertentu mengenai distribusi data. Statistik parametrik yang paling sering adalah uji-t, analisis varians (atau uji-F), dan koefisien korelasi. Semua uji ini mengasumsikan bahwa data terdistribusi secara normal, atau bentuk lonceng, bila digambarkan.
Statistik nonparametrik tidak membuat asumsi tentang bagaimana data terdistribusi dan, oleh karena itu, sering digunakan bila asumsi suatu uji parametrik tidak terpenuhi. Hal ini sering terjadi bila ukuran sampel kecil atau outcome yang diinginkan bersifat diskrit atau ordinal. Contoh statistik nonparametrik yang paling umum adalah uji Pearson chi-square, analisis varians Kruskal-Wallis, dan uji rank-sum.
Uji Chi-Square digunakan untuk mengetahui apakah ada perbedaan atau tidak diantara lebih dari 2 proporsi sampel. Perhitungan didasarkan atas frekwensi observasi (fo) dan frekuensi yang diharapkan (fe)
Aturan yang berlaku pada uji Chai Square adalah sebagai berikut :

  • Jika pada tabel 2×2 dijumpai nilai kurang dari 5, gunakanlah nilai Fisher Exact.
  • Jika pada tabel 2×2 tidak ada nilai <5, sebaiknya digunakan uji continuity correction
  • Jika ltabelnya lebih dari 2×2 misalnya 3×2 atau 3×3 digunakan uji Pearson Chi-square.

Nilai p dapat dilihat di kolom Asymp. Sig bila nilainya kurang dari 0,05 maka dapat disimpulkan adanya perbedaan yang bermakna.

Technorati Tags: , , ,

Variabel Penelitian

Variabel penelitian juga dapat dibedakan menjadi:
1. Variabel bebas (independent variable),
2. Variabel terikat (dependent variable)
Penggolongan tersebut dilakukan berdasarkan sifat hubungan antar variabel. Dalam hal ini sifat hubungannya adalah hubungan kausalitas. Variabel bebas juga sering disebut variabel antecedent, dan variabel terikat disebut qonsequent. Variabel bebas ialah variabel yang oleh peneliti diperkirakan menjadi penyebab munculnya atau berubahnya variabel terikat. Sedang variabel terikat ialah variabel yang terjadi atau muncul atau berubah karena mendapat pengaruh atau disebabkan oleh variabel bebas. Di antara hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat tersebut terdapat variabel-variabel perantara (moderator), variabel pengganggu (intervening variable), dan variabel pengendali variabel lain (control variable).

Technorati Tags: